Adalah seorang pekerja swasta di sebuah perusahaan berbasis pelayanan. Latar belakang pendidikan memaksanya untuk tetap tinggal dalam posisi paling bawah di struktur perusahaan. Yap, pekerja tersebut adalah lulusan sekolah menengah kejuruan dan saat ini yang menjadi pokok pencahariannya adalah menjadi petugas cleaning service. Walau sudah 9 tahun menggeluti profesi itu, meski kemampuannya mumpuni untuk mendapatkan posisi yang lebih tinggi dari yang diduduki sekarang, namun perusahaan seakan tidak memperhatikan hal itu. Para pemimpin menginginkan semua posisi yang dianggap memiliki tanggung jawab besar harus diisi oleh "produk jadi". Padahal belum tentu para "produk jadi" tersebut mempunyai rasa tanggung jawab serta loyalitas yang tinggi terhadap perusahaan.
Lalu, suatu ketika ia berpikir bagaimana cara untuk memperoleh pekerjaan yang lebih layak dari yang ia dapatkan sekarang. Dan tiba2 terbesit sebuah pemikiran untuk menjadi seorang wirausaha. Setelah melalui pemikiran panjang ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan memulai petualangan menjadi seorang pengusaha.
![]() |
| Anda bebas dalam memilih tujuan hidup Anda sendiri |
Sepenggal cerita diatas menunjukkan bahwa terkadang kita harus berani mengambil suatu langkah kedepan untuk bisa maju. Memang menjadi seorang wirausaha untuk beberapa orang dirasa sangat sulit. Apalagi jika sudah tertanam rasa takut, takut akan kegagalan! Jika gagal akan habis dan bangkrut! Takut mengalami kesulitan dalam mencari klien, pelanggan ataupun mempromosikan jasa atau usahanya.
Nah, mari kita coba buka beberapa hal yang mungkin bisa kita terapkan dalam memulai sebuah usaha.
1. Kepercayaan Diri.
Salah satu langkah awal untuk menjadi seorang wirausaha adalah dengan memliki sikap peDe alias percaya diri. Kita sangat memerlukan hal yang satu ini untuk mempromosikan usaha kita ataupun menahan gempuran dan serangan mental dari para pesaing bisnis kita. Mulai dari ancaman teror, provokasi, hingga hinaan dan celaan saat kita baru merintis usaha kita. Jangan pernah Anda biarkan hal itu menyurutkan niat Anda untuk menjadi pribadi yang Sukses! Buat sebuah pemikiran simpel, misal: orang yang menghina kita belum tentu lebih maju dari kita, atau orang yang menahan laju kita khawatir akan kesuksesan yang bakal kita raih nantinya.
2. Menentukan Jenis Usaha.
Sama halnya dengan sebuah cerita yang membutuhkan judul untuk menarik minat para pembaca, dalam berwirausaha pun kita harus cermat dalam menentukan jenis usaha yang akan kita jalankan. Sesuaikan dengan apa yang saat ini sedang dibutuhkan oleh para konsumen/pasar, akan lebih baik jika kita mendirikan sebuah usaha yang tidak terpengaruh oleh trend. Anda jangan sampai salah sasaran. Nah, yang harus kita lakukan adalah observasi, penelitian atau semacamnya. Perlu kita ketahui bahwa penelitian awal sangat diperlukan. Dengan melakukan penelitian awal kita bisa mengetahui keinginan pasar, perbandingan harga, hingga rival bisnis kita. Setelah semua dirasa cukup, kita bisa menata satu persatu apa saja yang nantinya akan diperlukan untuk memulai bisnis kita.
3. Tentukan Visi Dan Misi Sejak Awal!
Sebagai calon pengusaha yang sukses (amin), Anda harus bisa mulai menentukan tujuan dan pandangan terhadap usaha Anda kedepan. Dengan tercantumnya Visi-Misi dalam kemudi usaha kita, kemungkinan "Tersesat" (melenceng dari tujuan/aturan/target) akan lebih kecil. Visi memberikan kita gambaran kedepan agar usaha yang kita jalankan bisa tetap terus bertahan. Sedangkan Misi, diharapkan dapat mengangkat semangat kita sebagai pelaku usaha untuk membuat patokan tentang apa yang harus kita lakukan agar tujuan kita berhasil.
![]() |
| Impian, Pandangan Hidup dan Tindakan adalah kunci dari kesuksesan |
Mengapa harus Wirausaha?
Apa sih keuntungan dari menjadi seorang pelaku wirausaha? Banyak! Mulai dari membuat sendiri peraturan untuk kenyamanan dalam bekerja; dengan menjadi pengusaha Anda bisa lebih fokus dalam merencanakan langkah-langkah anda sendiri untuk kemajuan usaha tanpa tekanan dari pihak atasan; Anda adalah big boss dalam perusahaan; dan jika omset dari usaha kita naik turun, tak ada lagi yang akan mengomeli juga memarahi Anda karena Anda lah sang penguasa; kita bisa menjalin hubungan baik dengan para Wirausaha lain sekaligus bertukar ilmu dalam mengelola perusahaan.
Jadi, masih merasa takutkah Anda untuk berdiri sambil mengangkat panji-panji Anda sendiri? Saya rasa TIDAK!
![]() |






